IKN Tetap Buka saat Libur Lebaran 2025, Jalur Alternatif Mudik Disiapkan

 

Antusiasme Masyarakat untuk Kunjungi KIPP IKN Selama Libur Lebaran

Masyarakat Indonesia yang ingin melihat langsung perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) kini memiliki kesempatan lebih luas. Otorita IKN secara resmi mengumumkan bahwa kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) tetap akan dibuka untuk kunjungan publik selama libur Lebaran 2025, termasuk pada Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik, Troy Pantouw, menyatakan bahwa keputusan ini diambil sebagai bentuk apresiasi terhadap tingginya minat masyarakat dalam mengikuti progres pembangunan ibu kota baru tersebut.

“Kami menyambut baik antusiasme masyarakat yang ingin melihat lebih dekat progres pembangunan IKN. Kami berharap kunjungan ke KIPP IKN selama libur Lebaran dapat berjalan tertib dan nyaman,” ujar Troy pada Rabu (26/3/2025).

Kunjungan ke KIPP IKN akan dibuka setiap hari selama libur Lebaran, termasuk pada Hari Raya Idul Fitri, dengan jam operasional mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WITA. Untuk memastikan kenyamanan dan keamanan pengunjung, Otorita IKN telah menyiapkan Tim Pengamanan Hari Raya Idulfitri 1446 H Tahun 2025 yang akan bertugas di area tersebut.


Fasilitas Transportasi dan Rute Pelayanan Kunjungan

Untuk mempermudah akses menuju KIPP IKN, pengunjung akan diarahkan melalui rute khusus. Perjalanan dimulai dari Rest Area Nusantara menuju area Sumbu Barat di KIPP menggunakan armada transportasi yang telah disediakan oleh Otorita IKN.

Mengantisipasi lonjakan jumlah pengunjung selama periode libur Lebaran, jumlah armada yang disediakan telah ditingkatkan menjadi sembilan unit kendaraan. Selain itu, untuk mengatur jumlah pengunjung yang datang, masyarakat yang ingin berkunjung diwajibkan mendaftar melalui aplikasi IKNOW yang sudah tersedia di Play Store dan App Store.

“Dengan adanya sistem pendaftaran melalui aplikasi, kami berharap bisa lebih mengontrol jumlah pengunjung serta memberikan pengalaman yang lebih nyaman dan aman bagi masyarakat,” tambah Troy.


Jalan Tol IKN dan Jembatan Pulau Balang Siap Digunakan untuk Mudik

Selain membuka akses kunjungan ke KIPP IKN, Otorita IKN juga memastikan kesiapan infrastruktur pendukung arus mudik dan balik Lebaran 2025. Jalan Tol IKN Seksi 3A, 3B, 5A, serta Jembatan Pulau Balang telah disiapkan sebagai jalur alternatif bagi pemudik.

“Pembukaan Jalan Tol IKN ini bisa menjadi jalur alternatif mudik untuk mengurai kepadatan lalu lintas. Kami menghimbau agar masyarakat tetap mematuhi aturan dan batas kecepatan demi kenyamanan dan keselamatan bersama,” jelas Troy.

Kesiapan jalur tersebut telah dipastikan melalui peninjauan lapangan oleh berbagai pihak terkait, termasuk Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur, Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Kalimantan Timur, Dinas Pekerjaan Umum Kalimantan Timur, Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur, serta Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Kalimantan Timur.


Jalur Tol Dibuka dengan Sistem Satu Arah

Untuk memastikan kelancaran arus mudik dan menghindari kemacetan yang tidak diinginkan, jalur tol yang menghubungkan IKN dengan daerah sekitarnya akan diberlakukan sistem satu arah dengan ketentuan sebagai berikut:

  • 24 Maret-31 Maret 2025: Arah Balikpapan (Jalan KKT Kariangau) ke Penajam Paser Utara (Batas Kalimantan Selatan).
  • 1 April-7 April 2025: Arah Penajam Paser Utara (Batas Kalimantan Selatan) ke Balikpapan (Jalan KKT Kariangau).

Sesuai dengan Surat Edaran dari BBPJN Kalimantan Timur yang tertuang dalam Berita Acara Nomor 734/BA/Bb12/2025, jalur ini hanya diperuntukkan bagi kendaraan Golongan I, seperti sedan, jip, dan minibus, dengan batas kecepatan maksimum 60 km per jam. Jalur ini beroperasi setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WITA.

“Kami mengimbau kepada para pengendara untuk tetap berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang telah ditetapkan guna memastikan perjalanan yang aman dan lancar,” tambah Troy.


Kegiatan Sosial di IKN: Safari Ramadhan dan Buka Bersama

Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan, Otorita IKN juga menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial untuk masyarakat di sekitar kawasan IKN. Salah satu program yang diadakan adalah Safari Ramadhan, yang mencakup buka bersama serta layanan cek kesehatan gratis bagi warga dan pekerja konstruksi.

Kegiatan ini digelar di sejumlah masjid dalam kawasan delineasi IKN dan juga di Hunian Pekerja Konstruksi (HPK) IKN. Program ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara Otorita IKN dengan masyarakat serta memberikan manfaat langsung bagi para pekerja yang berkontribusi dalam pembangunan ibu kota baru ini.

“Kita ingin Otorita IKN selalu turun ke masyarakat, karena pembangunan IKN ini akan lebih cepat terwujud apabila disertai peran serta dari masyarakat,” ujar Direktur Pelayanan Dasar Otorita IKN, Suwito.


Masjid Negara IKN Tidak Gelar Sholat Ied Tahun Ini

Meskipun pembangunan infrastruktur di IKN terus berjalan dengan cepat, salah satu ikon utama yang masih dalam tahap penyelesaian adalah Masjid Negara IKN. Dengan mempertimbangkan faktor teknis dan aksesibilitas yang masih memerlukan penyempurnaan, pelaksanaan Sholat Ied di masjid ini belum dapat dilakukan pada tahun 2025.

Saat ini, Masjid Negara IKN masih dalam tahap pembangunan dengan tingkat penyelesaian sekitar 54,3 persen. Salah satu tantangan terbesar dalam proyek ini adalah pengerjaan struktur atap dan menara (minaret), yang memiliki risiko tinggi dan memerlukan perhatian ekstra dalam penyelesaiannya.

Selain itu, akses menuju lokasi masjid masih perlu ditingkatkan untuk mengakomodasi jamaah dengan lebih baik. Untuk itu, Kementerian Pekerjaan Umum menargetkan penyelesaian pembangunan Masjid Negara IKN dapat terealisasi pada triwulan keempat tahun 2025.

“Kontrak pembangunan sudah diperpanjang. Ditargetkan pada triwulan keempat tahun ini Masjid Negara IKN sudah dapat difungsikan untuk ibadah,” ujar Troy.

Dengan adanya berbagai fasilitas yang disiapkan, mulai dari kunjungan ke KIPP IKN, jalur alternatif mudik, hingga kegiatan sosial di bulan Ramadan, diharapkan masyarakat dapat menikmati suasana Lebaran dengan lebih nyaman dan lancar di Ibu Kota Nusantara. Pemerintah terus berkomitmen untuk menjadikan IKN sebagai pusat pemerintahan yang modern dan ramah bagi masyarakat, baik sebagai tempat tinggal maupun destinasi wisata berbasis pembangunan berkelanjutan.

Next Post Previous Post